Rabu, 06 April 2011

jamur

untuk menjaga kualitas hasil panen jamur tiram putih, perawatan terhadap baglog jamur haruslah optimal.
Untuk itu perlu terus dipantau dan dijaga kelembaban udara kumbung berkisar antara
90 - 95% dengan cara melakukan penyiraman dan pengabutan air secara teratur.
Penyiraman biasanya dilakukan pada pagi hari dan sore menjelang malam untuk menurunkan suhu sekaligus merupakan proses raising bagi baglog jamur yang belum tumbuh jamur.
Apabila telah muncul jamurnya, maka penyemprotan air dilakukan pada lantai dan
kumbung, tidak mengenai tubuh buah.
Plus minus menggunakan media jagung atau gergajian pada bibit F2 jamur tiram putih
Dalam membuat bibit F2, media yang paling banyak digunakan adalah media biji-bijian jagung, gabah, atau media campuran gergajian. Masing-masing media ini memiliki keunggulan dan kekurangan. Namun pada dasarnya semua media tersebut baik digunakan asalkan kualitasnya tetap diperhatikan.

Baglog yang diinokulasi F2 media gergajian hari ke-3

Baglog yang diinokulasi F2 media jagung

Bibit F2 dengan media jagung
Untuk membuat bibit F2 dengan media jagung, proses pembuatannya sama dengan membuat F1, hanya nantinya bibit yang diinokulasikan adalah bibit F1.Langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Pilih jagung dengan kualitas baik, baru, mulus tidak ada lubang-lubang bekas ulat.
2. Cuci jagung dengan menggunakan air hingga bersih, pisahkan dengan kotoran.
3. Rendam jagung selama 1 malam atau 2 malam.
4. Cuci kembali jagung hasil rendaman tersebut
5. Rebus di air mendidih hingga agak lunak (jangan terlalu lunak)
6. Tiriskan pada tempayan bambu selama kurang lebih 20 menit hingga kadar airnya berkurang
7. Masukkan ke dalam botol dan tutup dengan plastik tebal
8. Sterilisasikan di autoclave selama kurang lebih 30 menit pada tekanan 2BAR.
9. Keluarkan dan tunggu hingga suhu agak dingin sekitar 38 derajat C
10. Lalu inokulasikan bibit jagung F1

video
Keunggulan bibit F2 jagung adalah:

* Perkembangan miselium pada bibit F2 lebih cepat, sekitar 15 hari dari inokulasi sudah dapat dipergunakan. Berikut ini adalah foto perkembangan miselium pada bibit F2 media jagung hari ke-2, hari ke-4, dan hari ke- 8. tampak pada hari ke-8 sudah mencapai 70%.
* Kualitas bibit lebih baik karena menggunakan media murni (jagung).
* Reaksi perkembangan miselium pada baglog jamur tiram putih lebih cepat dan kuat

Kekurangan bibit F2 media jagung adalah:

* Pembuatannya relatif lebih sulit (rentan terhadap kontaminasi)
* Pemilihan jenis jagung dengan kualitas baik terkadang tidak mudah
* Jika pada kumbung banyak hama tikus, bibit F2 media jagung beresiko untuk digunakan, karena seringkali baglog rusak karena bibit jagung yang terdapat pada baglog dimakan oleh hama tikus

Bibit F2 media gergajian
Membuat bibit F2 dengan menggunakan media gergajian yang perlu diperhatikan adalah kualitasnya. Media campuran gergajian ini digunakan karena lebih sedikit resikonya, tetapi hendaknya dibuat dengan campuran konsentrat agar bisa mendekati kualitas dari bibit media jagung. Proses pembuatannya adalah:

1. Siapkan gergajian yang telah dicampur kapur dan dibiarkan selama kurang lebih 3 minggu.
2. Kalau bisa pilih jenis gergajian dengan gradasi lebih besar/kasar.
3. Beri sedikit kalsium dengan kadar 1%
4. Taburkan beras jagung dengan perbandingan 1
5. Taburkan bekatul/dedak kualitas baik dengan perbandingan 2
6. Gergajian tadi perbandingan nya 3. Jadi takarannya 1:2:3 (beras jagung:bekatul:gergajian)
7. Campur hingga merata, lalu masukkan ke dalam botol, tutup dengan plastik tebal
8. Sterilisasikan menggunakan autoclave pada tekanan 2,5BAR selama kurang lebih 60 menit.
9. Keluarkan dan biarkan mendingin hingga suhu kurang lebih 38 derajat C
10. Inokulasikan bibit F1 kedalam media tadi


video

Kelebihan bibit F2 media gergajian adalah:

* Jika dibuat dengan perbandingan konsentrat tadi, maka kualitas sudah mendekati media murni biji-bijian jagung
* Resiko pada baglog lebih kecil karena media sudah sesuai (sama-sama gergajiannya dengan baglog)
* Lebih mudah dibuat (jarang kontaminasi)
* Tidak beresiko terhadap hama tikus

Kekurangan bibit F2 media gergajian adalah;

* Kekuatan bibit sedikit lebih rendah daripada bibit F2 media jagung
* Proses perkembangan miselium bibit F2 lebih lama daripada media jagung, ini wajar karena media gergajian lebih rapat rongga-rongganya daripada media jagung.

Karakter tumbuh jamur nantinya untuk baglog yang diinokulasikan dengan media jagung dan media gergajian juga sedikit berbeda pada panen pertama. untuk media jagung karena nutrisi lebih tinggi, biasanya karakter tumbuhnya bergerombol banyak tetapi kecil-kecil, untuk media gergajian normal saja.

Namun pada panen ke-2 dan seterusnya akan terpantau sama. Rekapitulasi hasil panen jamur biasanya juga sama saja..
Jadi, kesimpulannya dengan memperhatikan plus minus tadi, silahkan saja memilih, mau menggunakan media jagung, atau gergajian bibit F2 pada proses pembuatan baglog jamur tiram putih..

19..itu aku

wahai pemilik nyawaku
betapa lemah diriku ini
berat ujian dariMu
ku pasrahkan semuanya padaMu

Tuhan,baru ku sadar
indah nikmat sehat itu
tak pandai aku bersyukur
kini kuharapkan cintaMu

kata kata cinta terucap indah
mengalir berdzikir di kidung doaku
sakit yang kurasa
biar menjadi penebus dosaku

edCustic,Muhasabah cinta

Ya Alloh,jagalah diri ini dari putus asa
pintaku..

Minggu, 03 April 2011

kupinang engkau dengan al-Qur'an

Kupinang engkau dengan Al-Qur'an
kokoh dan suci
kutambatkan hati
mengarungi bersama samudera dunia

bila terhempas dilautan duka
tetap sabar dan tawaqal padaNya
bila berlayar dilautan suka
jangan lupa selalu bersyukur padaNya

Jumat, 01 April 2011

perjalanan

06.15 pagi
karang pucung

siap komandan!mau berangkat neh!
08.00
majenang


11.00
nagrek

yup!semangat!

pulang atau berangkat???

ndak bisa tidur semaleman,meski ibu sudah nyuruh untuk tidur,waktu sudah menunjukan pukul 01.30 dini hari,sekarang tanggal 31 maret,padahal jam kerjaku adalah besok,bagaiman aku pulang,,
masih penuh sesak gelisah,aku putuskan untuk memutar VCD Mp3 nya opick dan nasyid Raihan,masih belum tenang,aku baca al-Kahfi berharap Alloh memudahkan dalam setiap urusan,,masih belum puas,aku coba amalkan pelajaran yang diajarkan mba Ero untuk muratal Qur'an,,,
02.30 dini hari
memori kembali pada kejadian waktu sore,,
Menganti..
SubhanAlah,Engkau memang maha Indah,dan Kau mencintai keindahan,,
aku larut dalam do'a bersama nasyid Raihan yang masih mendayu pelan diruang tengah
Alhamdulillah,hati sekarang lebih tentram,aku putuskan untuk tidur.
03.30 menjelag pagi
aku bangun kedinginan,hehe,
04.30 subuh
bangun,wudhu,sholat,siap siap berangkat,,selesai sarapan aku tenteng tas dan jajanan titipan mas didik dan mba uci,aku menuju kearah ibu,aku mencium kaki beliau,tak kuasa aku langsung menangis,entah kenapa,perpisahan ini auranya bedddaaa banget,aku mencintaimu ibu.
eyang kakung mengantar ku sampai ke jalan raya,biasanya ini dilakukan bapak,tapi karena beliau sedang ikhtiar mencari rizki nun jauh disana,maka eyang kakung yang melakukan kegiatan ini,mengantarkanku.
aku bertanya
"ini perjalanan pulang atau berangkat ya?"
akhhh,gitu aja ko repot,ini ikhtiar besar,karena aku ingat janji pada ibuku,
InsyaAllah Lebaran nanti,aku akan banggakan ibuku dengan prestasi baruku,aku janji,Bismillah.
au pulang...atau berangkat ya,,haha

yakin

Bismillah..
ketika mimpi ta lagi bisa meneduhkan rasa
ketika keinginan hanya akan menjadi penyesalan
aku putuskan untuk pelan pelan
pelan pelan meninggalkan mimpi itu
sebelum aku putuskan hal itu
aku berdo'a
karena tak akan ada hal yang sia sia jika segala keputusan diambil dengan lebih dulu menanyakannya pada sang Maha Hidup
aku putuskan
diam
hanya diam
MasyaAllah..
ketika aku ingin menumbangkan,yakin itu malah makin jelas
sampai bisa aku baca
aku yakin!
semoga yakin ini,lahir karena izinMu yaRabb
jadikanlah yakin ini membuatku labih sabar
karena aku yakin,yakin ini datangnya dariMu
Bismillah..